Kegiatan yang berlangsung serentak di empat wilayah tersebut melibatkan Kompi Pasadena, Pekalongan, Kroya, dan Boyolali. Aksi bersih-bersih ini tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan tradisi dan kedisiplinan internal, tetapi juga sebagai representasi nyata kehadiran negara dalam menjaga kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan sosial dan lingkungan.
Di kawasan Waduk Cengklik, Boyolali, Kompi 3C yang dipimpin Iptu Ilham Dewangga Saputra, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., bersama masyarakat dan instansi terkait melakukan pembersihan menyeluruh pada area tepian waduk serta saluran air. Sampah plastik dan rumput liar yang sebelumnya mengganggu estetika serta berpotensi menimbulkan penyumbatan aliran air berhasil dibersihkan, menjadikan kawasan tersebut lebih tertata dan sehat.
Sementara itu, di Pasar Purwoyoso, Kota Semarang, Kompi Pasadena melaksanakan korvey gabungan bersama personel Polsek Ngaliyan, Lurah Purwoyoso, Satpol PP, serta petugas pasar. Dipimpin AKP Agus Suyono, personel Kompi 3A melakukan pengangkutan sampah dan normalisasi saluran air tanpa mengganggu aktivitas jual beli. Hasilnya, lingkungan pasar menjadi lebih bersih dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif pedagang dan pengunjung terhadap pentingnya kebersihan ruang publik.
Di wilayah Kroya, Kompi Brimob setempat yang dipimpin AKP Suprapto, S.H., menyasar Pasar Karangmangu. Setelah apel pengarahan, personel bersama warga membersihkan los pasar, akses masuk, serta sudut-sudut yang menjadi titik penumpukan sampah. Langkah ini sekaligus mencegah potensi munculnya penyakit akibat lingkungan yang kurang higienis.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Pasar Grosir Batik Setono, Pekalongan. Dipimpin Danton Aipda Cahyo H, S.H., personel Brimob membersihkan area pasar yang dikenal sebagai ikon perdagangan batik tersebut. Upaya ini tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga mendukung citra kawasan perdagangan yang representatif bagi pengunjung dari berbagai daerah.
Seluruh kegiatan korvey dilakukan menggunakan peralatan sederhana seperti sapu, cangkul, sekop, jaring, dan sabit. Namun di balik kesederhanaan tersebut, tersimpan makna strategis: membangun budaya gotong royong, memperkuat solidaritas sosial, dan menanamkan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Dansat Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Noor Hudaya, menegaskan bahwa korvey massal ini merupakan implementasi nyata semangat pengabdian Brimob kepada masyarakat.
“Korvey massal ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi bagian dari pembinaan tradisi dan kepedulian sosial anggota. Kami ingin memastikan ruang publik tetap terjaga kebersihannya, sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Semangat ‘Brimob Untuk Nusa dan Bangsa’ harus tercermin dalam kerja nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial serupa akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai kontribusi Brimob dalam menjaga stabilitas kamtibmas dari sisi sosial dan lingkungan.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa aksi korvey serentak ini menjadi gambaran konkret transformasi Polri yang presisi, humanis, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Polri, khususnya Brimob, tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam kehidupan sosial masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini perlu terus dirawat, karena membangun kepercayaan publik dimulai dari aksi nyata di lapangan,” tegasnya.
Dalam perspektif kehumasan Mabes Polri dan penguatan narasi institusional di ruang media nasional maupun sosial media, kegiatan ini menjadi simbol bahwa stabilitas keamanan tidak semata diukur dari absennya gangguan kamtibmas, melainkan juga dari kualitas lingkungan sosial yang bersih, sehat, dan harmonis.
Melalui sinergi antara aparat dan masyarakat, Brimob Polda Jateng menegaskan bahwa keamanan dan kesejahteraan merupakan dua sisi yang tidak terpisahkan. Dari waduk hingga pasar rakyat, dari ruang publik hingga pusat ekonomi lokal, kehadiran
Polri terus diarahkan untuk menjadi solusi, pelindung, sekaligus mitra strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih beradab dan berkelanjutan.Pukansnya,Eko,Mukti.




