Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polrestabes Semarang Dukung Kolaborasi Strategis Polda Jateng–UNNES, Pusat Studi Kepolisian Resmi Diluncurkan sebagai Ruang Intelektual Penguatan Profesionalisme Polri

Jumat, 06 Maret 2026 | Maret 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-06T06:24:46Z

MNI|SEMARANG — Komitmen memperkuat sinergi strategis antara institusi penegak hukum dan dunia akademik kembali ditegaskan melalui peluncuran Pusat Studi Kepolisian hasil kolaborasi antara Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Universitas Negeri Semarang. Momentum penting tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diselenggarakan di Gedung Fakultas Hukum UNNES, Kota Semarang, Kamis (5/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan, riset kebijakan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kepolisian. Sekitar 70 peserta yang terdiri dari unsur kepolisian, kalangan akademisi, serta perwakilan mahasiswa turut hadir menyaksikan momentum peluncuran yang dinilai strategis bagi pengembangan kajian kepolisian berbasis akademik.

Dari jajaran kepolisian hadir Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jateng Siti Rondjiah, Kabag SDM Polrestabes Semarang AKBP Tri Wakhyuni, Kasubbag Dalpers Bag SDM Kompol Ben Aras, Kapolsek Gunungpati Kompol Agung Raharjo, serta sejumlah pejabat utama Polrestabes Semarang dan jajaran kepolisian wilayah lainnya.

Sementara dari pihak akademisi, hadir Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Bisnis, dan Hubungan Internasional UNNES Nur Qudus, Dekan Fakultas Hukum UNNES Ali Masyhar, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Indah Sri Utari, serta jajaran pengelola Pusat Studi Kepolisian Fakultas Hukum UNNES.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Universitas Negeri Semarang. Momentum simbolik tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dan peresmian ruang Pusat Studi Kepolisian yang ditandai dengan pemotongan pita oleh para pejabat yang hadir.

Dalam sambutannya, Dir Binmas Polda Jateng Siti Rondjiah yang mewakili Kapolda Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara kepolisian dan perguruan tinggi. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah progresif dalam membangun fondasi intelektual bagi penguatan profesionalisme Polri melalui pendekatan akademik, riset ilmiah, serta pengembangan kebijakan berbasis data.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Pusat Studi Kepolisian di lingkungan kampus diharapkan mampu menjadi laboratorium pemikiran strategis yang mempertemukan perspektif akademisi dan praktisi kepolisian dalam merumuskan berbagai solusi terhadap dinamika sosial dan tantangan keamanan masyarakat yang semakin kompleks.

“Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas institusi kepolisian yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Ke depan, pusat studi ini juga diharapkan berperan dalam kegiatan edukatif kepada masyarakat, termasuk sosialisasi terkait implementasi KUHP baru melalui pendekatan akademik yang konstruktif,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Rektor IV UNNES Nur Qudus menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Polri kepada UNNES sebagai mitra strategis dalam pengembangan kajian kepolisian berbasis ilmu pengetahuan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai ruang intelektual yang mampu menjembatani dialog antara kebijakan publik, praktik penegakan hukum, serta pengembangan riset multidisipliner.

Ia menegaskan bahwa UNNES membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi berbagai kegiatan akademik bersama, mulai dari diskusi ilmiah, penelitian kolaboratif, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia antara kalangan akademisi dan aparat kepolisian.

“UNNES berkomitmen menjadi ruang kolaboratif bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak pada masyarakat. Kami juga membuka kesempatan bagi anggota Polri yang ingin meningkatkan kapasitas akademiknya melalui pendidikan pascasarjana, baik pada jenjang magister maupun doktoral,” ungkapnya.

Peluncuran Pusat Studi Kepolisian Fakultas Hukum UNNES tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemitraan kelembagaan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pengembangan kajian strategis yang melahirkan berbagai gagasan, penelitian ilmiah, serta rekomendasi kebijakan yang berkontribusi terhadap penguatan reformasi birokrasi dan profesionalisme kepolisian di Indonesia.

Selain itu, kehadiran pusat studi tersebut juga dipandang sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan antara institusi kepolisian dengan dunia pendidikan tinggi dalam rangka mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul serta memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 17.25 WIB dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat

kolaborasi. Seluruh agenda kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan soliditas sinergi antara institusi kepolisian dan kalangan akademisi dalam membangun masa depan keamanan nasional yang berbasis pengetahuan, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.

Tutupnya,Eko.Mukti.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update