MNI|BLORA – Dalam kerangka penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis pendekatan kultural-religius, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan agenda silaturahmi strategis ke Pondok Pesantren Al Ikhlas Beran, Kabupaten Blora, Senin (30/3/2026). Kunjungan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai upaya membangun komunikasi institusional antara kepolisian dan kalangan ulama, melainkan juga sebagai sarana sosialisasi rekrutmen anggota Polri melalui jalur Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus) bagi para penghafal Al-Qur’an.
Kehadiran Kapolres Blora disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Al Ikhlas, Kyai Masyudi Masyhud, S.Ag., dalam suasana religius yang sarat nilai kebersamaan. Momentum ini menjadi refleksi nyata dari pendekatan humanis Polri dalam merawat harmoni sosial serta memperkuat jejaring sosial-keagamaan sebagai pilar utama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa sinergitas antara aparat penegak hukum dan tokoh agama merupakan fondasi strategis dalam menciptakan stabilitas sosial yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang konstruktif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di tengah dinamika sosial masyarakat yang terus berkembang.
“Polri hadir tidak semata sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Melalui komunikasi yang intensif dengan para ulama, kami berharap tercipta suasana yang aman, damai, serta penuh kesejukan di wilayah Blora,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto dalam pernyataannya.
Lebih lanjut, dalam perspektif penguatan sumber daya manusia Polri yang berkarakter religius dan berintegritas, Kapolres turut mensosialisasikan program rekrutmen anggota Polri melalui jalur Bakomsus. Jalur ini secara khusus memberikan ruang afirmatif bagi para santri, terutama penghafal Al-Qur’an, untuk berkontribusi dalam institusi kepolisian sebagai abdi negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual.
“Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan personel yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat. Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi para santri untuk bergabung dan mengabdi kepada bangsa melalui institusi Polri,” imbuhnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Ikhlas Beran, Kyai Masyudi Masyhud, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh jajaran Polres Blora. Ia menilai bahwa hubungan harmonis antara ulama dan umaro merupakan elemen penting dalam menjaga kemaslahatan umat serta menciptakan kehidupan sosial yang seimbang.“Silaturahmi ini merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam membangun kebersamaan dan memperkuat ukhuwah. Kami menyambut baik ajakan kerja sama ini dan siap mendukung upaya Polres Blora dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut mencerminkan paradigma baru Polri yang mengedepankan pendekatan humanis, preventif, dan partisipatif dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Melalui kolaborasi lintas elemen, khususnya dengan kalangan pesantren sebagai pusat pendidikan moral dan spiritual, diharapkan terbangun ekosistem sosial yang resilien, adaptif, serta berorientasi pada nilai-nilai keadaban publik dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Punkasnya Aji.tim.




