Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang Idulfitri 2026, Jepara Matangkan Persiapan Mudik Aman dan Sambut Lonjakan Wisatawan Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | Maret 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-12T04:34:03Z

MNI|Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara bersama unsur TNI-Polri dan pemangku kepentingan terkait memantapkan kesiapan pengamanan menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 yang digelar di halaman Polres Jepara, Kamis (12/03/2026). Apel tersebut menjadi simbol kesiapsiagaan seluruh unsur aparat dalam memastikan keamanan, kelancaran, serta kenyamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Jepara.

Apel kesiapan pengamanan ini dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan daerah, di antaranya Bupati Jepara Witiarso Utomo, Kapolres Jepara Hadi Kristanto, jajaran Forkopimda, serta personel gabungan dari kepolisian, TNI, dinas perhubungan, satuan polisi pamong praja, tenaga kesehatan, hingga relawan kebencanaan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen lintas sektoral dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum mudik dan libur panjang Lebaran.

Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah strategis bersama jajaran kepolisian guna memastikan kesiapan wilayah dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Koordinasi intensif telah dilakukan tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga dengan pemerintah provinsi untuk memastikan seluruh aspek pendukung mudik berjalan optimal.

Menurutnya, sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu telah dipersiapkan di berbagai titik strategis yang diperkirakan akan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik. Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat pengawasan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga tempat istirahat bagi para pemudik yang melintasi wilayah Jepara.

“Pos-pos pengamanan sudah kami bangun di sejumlah titik strategis. Selain itu, kami juga melakukan perbaikan terhadap infrastruktur jalan, khususnya menambal jalan yang berlubang, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa berbagai persiapan tersebut ditargetkan telah rampung selambat-lambatnya H-7 sebelum perayaan Idulfitri. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan lebih tertib, aman, dan lancar.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum mudik sebagai kesempatan mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat nilai-nilai silaturahmi. Menurutnya, tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga bagian dari budaya sosial masyarakat Indonesia yang sarat makna kebersamaan.

“Sejalan dengan tagline nasional Mudik Aman, Keluarga Bahagia, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Semoga seluruh pemudik selamat sampai tujuan dan kembali ke tempat aktivitas masing-masing dengan selamat,” tambahnya.

Selain fokus pada pengamanan arus mudik, Pemerintah Kabupaten Jepara juga menyiapkan berbagai langkah untuk menyambut peningkatan kunjungan wisatawan selama masa libur Lebaran. Kabupaten Jepara yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan domestik.

Salah satu destinasi yang menjadi perhatian khusus adalah kawasan wisata bahari Karimunjawa yang setiap tahun menjadi magnet bagi wisatawan saat libur panjang. Pemerintah daerah memastikan bahwa destinasi tersebut tetap dapat diakses selama kondisi cuaca memungkinkan serta operasional kapal penyeberangan mendapatkan izin berlayar dari otoritas terkait.

“Wisata Karimunjawa tetap kami buka selama kondisi cuaca mendukung dan kapal mendapatkan izin berlayar. Kami berharap cuaca dalam beberapa pekan ke depan cukup baik sehingga seluruh aktivitas masyarakat selama Lebaran dapat berjalan lancar,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Kapolres Jepara Hadi Kristanto menjelaskan bahwa pengamanan Idulfitri tahun ini memiliki dinamika tersendiri karena beriringan dengan perayaan Hari Raya Nyepi. Kondisi tersebut menuntut adanya pengaturan aktivitas masyarakat secara bijaksana agar kedua perayaan keagamaan dapat berlangsung secara harmonis dengan tetap menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama.

Menurutnya, jajaran kepolisian akan melakukan pengaturan lalu lintas, pengamanan kegiatan ibadah, serta patroli keamanan di berbagai titik untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Kami akan mengatur berbagai aktivitas masyarakat agar perayaan Idulfitri dan Nyepi dapat berjalan dengan baik. Prinsipnya adalah menjaga harmoni sosial serta memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” jelas Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun Kabupaten Jepara bukan merupakan jalur utama lintasan arus mudik nasional, wilayah ini tetap memiliki potensi keramaian yang tinggi karena merupakan salah satu tujuan wisata favorit selama libur Lebaran.

“Kami menyiapkan pengamanan secara maksimal agar Kabupaten Jepara menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan ramah bagi para pemudik maupun wisatawan,” tegasnya.

Dukungan terhadap kesiapan pengamanan tersebut juga disampaikan oleh Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna. Ia mengapresiasi langkah sinergis yang dilakukan oleh pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan TNI dalam mempersiapkan pengamanan Lebaran secara komprehensif.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama momentum Idulfitri.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kondusivitas wilayah sehingga Idulfitri dapat dirayakan dengan penuh kedamaian bersama keluarga,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Lebaran, kegiatan apel tersebut juga diakhiri dengan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil operasi penyakit masyarakat yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Langkah ini merupakan bentuk penegakan hukum sekaligus upaya preventif untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan selama perayaan Idulfitri.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat, Kabupaten Jepara diharapkan mampu menciptakan suasana Lebaran yang aman, tertib, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh warga maupun para pemudik dan wisatawan yang datang berkunjung.Punkasnya.apip .tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update