Apel tersebut dipimpin oleh Bupati Demak Eisti'anah, didampingi Komandan Kodim 0716/Demak Dony Romansyah, serta Kapolres Demak Arrizal Samelino Gandasaputra. Kegiatan itu diikuti ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Senkom Mitra Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga Pramuka Saka Bhayangkara.
Dalam amanatnya, Bupati Demak menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian dari mekanisme pengecekan kesiapan operasional, baik dari aspek personel, sarana prasarana, maupun strategi pengamanan terpadu dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik Lebaran.
Menurutnya, kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya sinergitas lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta unsur masyarakat dalam memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 dapat berjalan optimal, profesional, dan humanis.
“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen kolektif seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergi ini menjadi fondasi utama dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Eisti'anah.
Lebih lanjut, ia menyinggung dinamika global yang saat ini tengah diwarnai oleh peningkatan eskalasi konflik di sejumlah kawasan dunia. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global, termasuk fluktuasi harga minyak dan komoditas strategis yang dapat berdampak pada perekonomian nasional.
Menurutnya, tekanan ekonomi global dapat memicu berbagai konsekuensi domestik seperti peningkatan inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Demak bersama instansi terkait terus melakukan langkah antisipatif melalui pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar, pelaksanaan operasi pasar, serta penyelenggaraan pasar murah yang melibatkan Perum Bulog dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu, Kapolres Demak Arrizal Samelino Gandasaputra menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 350 personel atau hampir dua pertiga dari kekuatan personel Polres Demak untuk mendukung pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026.
Menurutnya, ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis dan kawasan rawan kepadatan lalu lintas, khususnya di lokasi Pos Pengamanan (Pospam) yang didirikan di beberapa titik vital jalur mudik.
“Operasi Ketupat Candi 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam rangka mendukung kelancaran operasi tersebut, Polres Demak mendirikan empat Pos Pengamanan di lokasi strategis, yaitu Pospam Sayung, Pospam Alun-Alun Demak, Pospam Trengguli, serta Pospam Mranggen,” jelasnya.
Selain penguatan pengamanan di jalur lalu lintas, Polres Demak juga mendapat dukungan dari 20 personel Korps Brigade Mobil Polri dari Polda Jawa Tengah. Personel Brimob tersebut akan melaksanakan patroli rutin di sejumlah kawasan, termasuk wilayah permukiman warga yang ditinggalkan pemiliknya untuk mudik, guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas.
Kapolres menambahkan bahwa Kabupaten Demak kerap menjadi titik persinggahan atau titik lelah bagi para pemudik yang melakukan perjalanan dari arah timur maupun barat Pulau Jawa. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.“Kami mengimbau kepada para pemudik agar tidak memaksakan diri saat berkendara. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat dan manfaatkan fasilitas Pos Pengamanan yang telah disediakan. Hal ini penting untuk memastikan perjalanan tetap aman dan selamat hingga sampai ke tujuan,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Demak bersama seluruh unsur lintas sektoral berkomitmen menghadirkan pengamanan yang responsif, terintegrasi, dan berorientasi pada
pelayanan publik. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idulfitri di wilayah Kabupaten Demak.**(Munthohar_Er





