Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Amankan Arus Mudik Lebaran 2026, Polres Blora Siagakan Ratusan Personel Gabungan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi

Jumat, 13 Maret 2026 | Maret 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-12T17:18:37Z

MNI|BLORA – Kepolisian Resor Blora secara resmi memulai pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2026 melalui Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Blora, Kamis sore (12/03/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta penguatan koordinasi lintas sektoral guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Apel dipimpin oleh Bupati Blora, Arief Rohman, yang hadir bersama Kapolres Blora Wawan Andi Susanto serta Dandim 0721/Blora Yudi Agus Setiyanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, serta berbagai unsur pemangku kepentingan terkait, di antaranya Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Pelaksanaan apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari agenda nasional kepolisian dalam rangka mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum mudik Lebaran. Berdasarkan proyeksi nasional, potensi pergerakan masyarakat pada mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang, sehingga memerlukan kesiapan sistem pengamanan yang komprehensif dan terintegrasi.

Dalam amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dibacakan oleh pimpinan apel, Bupati Blora menegaskan bahwa Operasi Ketupat Candi 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pemangku kepentingan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana pendukung pengamanan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjamin pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri berlangsung aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” ujar Arief Rohman saat membacakan amanat.

Secara nasional, Polri bersama TNI dan instansi terkait telah menyiapkan ribuan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu yang tersebar di berbagai wilayah strategis guna mendukung kelancaran arus mudik. Di wilayah Kabupaten Blora sendiri, pengamanan difokuskan pada sejumlah titik krusial yang memiliki potensi keramaian tinggi, seperti rumah ibadah, lokasi pelaksanaan Salat Id, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, serta jalur-jalur utama transportasi.

Selain pengamanan terhadap objek vital, aparat gabungan juga diinstruksikan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kejahatan konvensional, aksi premanisme, pencurian rumah kosong, hingga aktivitas balap liar yang kerap muncul pada momentum libur panjang.

Kapolres Blora Wawan Andi Susanto dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat agar memanfaatkan berbagai layanan kepolisian yang telah disiapkan selama masa operasi berlangsung. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan intensitas patroli di wilayah permukiman warga, khususnya di kawasan yang ditinggalkan pemilik rumah untuk mudik.

“Kami mengimbau masyarakat yang hendak melaksanakan perjalanan mudik agar dapat memanfaatkan layanan kepolisian, termasuk fasilitas penitipan kendaraan di kantor kepolisian. Hal ini sebagai langkah preventif guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama,” ungkap Wawan Andi Susanto.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh personel pengamanan untuk terus meningkatkan soliditas, profesionalitas, serta kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas pengamanan. Menurutnya, keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dari terjaganya stabilitas keamanan serta terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh personel untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Harapan kita bersama adalah terwujudnya situasi mudik yang aman sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah selama periode mudik Lebaran.

Usai pelaksanaan apel, jajaran pimpinan Forkopimda Blora melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan kendaraan operasional yang akan digunakan dalam pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026. Pemeriksaan tersebut meliputi kendaraan dinas roda dua, kendaraan patroli roda empat, hingga armada ambulans yang disiapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan penanganan keadaan darurat di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh armada operasional berada dalam kondisi prima sebelum diterjunkan ke berbagai titik pengamanan dan pelayanan masyarakat.

Dengan kesiapan personel, sarana prasarana, serta dukungan sinergitas lintas sektoral, Polres Blora optimistis pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kabupaten Blora dapat berjalan optimal, sehingga mampu memberikan jaminan keamanan,

keselamatan, dan kenyamanan bagi masyarakat yang menjalankan tradisi mudik maupun merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.

punkasnya,Hari.mukti.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update