Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Idul Fitri 2026 Perkuat Sinergi di Kabupaten Tegal

Rabu, 25 Februari 2026 | Februari 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-25T05:22:48Z

MNI|SLAWI — Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Daerah bersama jajaran kepolisian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Pengamanan Idul Fitri 2026. Kegiatan strategis tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Tegal, Selasa (24/2/2026), dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), serta para pemangku kepentingan terkait.

Rakor ini menjadi forum penting dalam menyatukan persepsi, langkah, dan strategi lintas sektor guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, sekaligus memastikan stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Kapolres Tegal Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., dalam paparannya menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri bukan semata tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen, baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Upaya preventif seperti mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor, menjadi sangat penting,” ungkap Kapolres.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektoral merupakan kunci agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, serta penuh kekhidmatan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek strategis dibahas secara komprehensif, mulai dari pemetaan potensi kerawanan wilayah, pengamanan jalur mudik dan titik rawan kemacetan, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, hingga pengendalian stabilitas harga bahan pokok dan keamanan pangan. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada kesiapan layanan kesehatan, mitigasi potensi bencana alam, serta keandalan pasokan listrik, bahan bakar minyak (BBM), dan jaringan telekomunikasi selama periode libur Lebaran.

Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Tegal Kompol Suyanto, S.H., M.H. memaparkan rencana pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, yang akan berlangsung selama 16 hari. Operasi ini melibatkan 350 personel gabungan dan didukung oleh 10 pos pengamanan serta pos pelayanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Tegal.

Menurutnya, sasaran pengamanan meliputi penanggulangan penyakit masyarakat, pencegahan kemacetan lalu lintas, pengamanan kegiatan ibadah dan pusat keramaian, hingga kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Lebaran.

Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, S.H., dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan sinergitas lintas sektoral serta penghapusan ego sektoral dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan distribusi bahan pokok, keamanan pangan, serta percepatan perbaikan infrastruktur jalan guna mendukung kelancaran arus mudik, arus balik, dan aktivitas wisata masyarakat.

“Koordinasi yang solid, pelayanan yang humanis, serta respons yang cepat dan tepat menjadi kunci keberhasilan pengamanan Idul Fitri. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh langkah-langkah pengamanan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas Bupati.

Melalui rakor lintas sektoral ini, diharapkan seluruh stakeholder mampu meningkatkan soliditas dan efektivitas koordinasi, sehingga penyelenggaraan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kabupaten

Tegal dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan tersebut

Punkasnya,Eko,Mukti.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update