Kegiatan tersebut difokuskan pada pemantauan situasi keamanan di wilayah rawan, penguatan pengamanan lokasi pengungsian, serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana terpenuhi secara memadai. Kehadiran personel Polri di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menekan potensi risiko lanjutan akibat pergerakan tanah.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menegaskan bahwa keterlibatan aktif Polri dalam penanganan bencana merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
“Kami terus melaksanakan patroli, sambang, dan monitoring secara berkelanjutan agar masyarakat terdampak merasa aman dan terlindungi. Selain itu, Polres Tegal memastikan ketersediaan logistik pengungsi serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di lokasi terdampak bencana,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.
Dalam pelaksanaan tugasnya, personel melakukan patroli ke sejumlah permukiman warga yang terdampak langsung pergerakan tanah. Aparat juga memberikan imbauan kepada para pengungsi agar tidak melakukan aktivitas di rumah-rumah yang dinilai berisiko, demi menghindari kemungkinan terjadinya korban jiwa maupun kerugian material.
Selain aspek pengamanan, jajaran kepolisian turut melakukan pengecekan ketersediaan bahan pangan dan logistik di sejumlah posko pengungsian. Beberapa titik yang menjadi fokus pengecekan antara lain Gedung Majelis Dzikir An-Nadoriyah, SDN 2 Padasari, serta gudang logistik yang berada di rumah warga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Polisi juga mengantisipasi potensi tindak pidana yang dapat muncul akibat situasi bencana, seperti pencurian maupun penjarahan di rumah-rumah warga yang ditinggalkan. Dengan kehadiran aparat secara intensif dan sinergi bersama unsur terkait, situasi keamanan di wilayah terdampak dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Polres Tegal menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pelayanan humanis dalam penanganan kebencanaan,
memperkuat koordinasi lintas instansi, serta melakukan pengamanan secara berkelanjutan hingga kondisi wilayah terdampak benar-benar pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara nPunkasnya,Eko.mukti.




