Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KBM Tahap I Tahun 2026 di Desa Jambangan Rampung, Sinergi TNI–Pemda–Masyarakat Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Kamis, 19 Februari 2026 | Februari 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-19T00:32:17Z

MNI|GROBOGAN — Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali menemukan wujud nyatanya melalui kegiatan Sosialisasi Kemasyarakatan Karya Bakti Mandiri (KBM) Tahap I Tahun 2026 yang digelar Desa Jambangan, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Program terpadu lintas sektoral ini menjadi instrumen strategis percepatan pembangunan desa sekaligus penguatan kohesi sosial masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, pukul 09.00–11.30 WIB tersebut dihadiri sekitar 200 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI–Polri, lembaga yudikatif, legislatif, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. KBM Tahap I ini dilaksanakan oleh Kodim 0717/Grobogan di wilayah Koramil 09/Geyer.

Infrastruktur Terbangun, Kualitas Hidup Meningkat

Secara fisik, KBM telah menghadirkan output pembangunan yang konkret dan berdampak langsung. Sasaran fisik meliputi pengecoran jalan sepanjang 400 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter, rehabilitasi dua unit musala, dua unit pos kamling, serta jambanisasi sebanyak lima unit. Pembangunan ini tidak hanya meningkatkan konektivitas dan keamanan lingkungan, tetapi juga memperbaiki kualitas sanitasi dan kenyamanan ibadah warga.

Di sisi nonfisik, KBM memperkaya kapasitas sosial masyarakat melalui penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, kamtibmas (termasuk bahaya narkoba dan kesadaran UU lalu lintas), serta ketenagakerjaan dan transmigrasi. Paket pembekalan ini dirancang untuk memperkuat ketahanan sosial, hukum, dan ekonomi masyarakat desa.

Rangkaian Peresmian dan Penutupan


Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan Forkopimda Grobogan di lokasi peresmian jalan KBM Dusun Canden Desa Jambangan. Doa bersama, paparan hasil KBM oleh Danramil 09/Geyer, pemotongan tumpeng, serta pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Grobogan menjadi penanda rampungnya pekerjaan fisik. Rombongan kemudian menuju lokasi sosialisasi kemasyarakatan untuk mengikuti agenda penutupan KBM Tahap I Tahun 2026.

Apresiasi Pemerintah Desa dan Komitmen TNI

Kepala Desa Jambangan, Karyadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Kodim 0717/Grobogan atas kolaborasi yang solid. Menurutnya, KBM sangat membantu warga, memantik partisipasi gotong royong, serta menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0717/Grobogan yang diwakili Kasdim Mayor Cba Ahmad Mashud Ichfani, S.E., menegaskan bahwa KBM merupakan wujud komitmen TNI menghadirkan solusi atas kesulitan rakyat melalui pendekatan terpadu dan partisipatif. Ia memaparkan bahwa kolaborasi KBM di Grobogan telah berjalan konsisten sejak 2008, mencakup 179 desa sasaran dengan capaian signifikan—mulai dari puluhan kilometer jalan cor, ratusan unit fasilitas ibadah dan keamanan lingkungan, hingga ribuan jambanisasi. Menurutnya, keberhasilan tersebut berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pertahanan wilayah berbasis kerakyatan.

Kasdim juga menekankan bahwa KBM bukan sekadar proyek fisik, melainkan sarana pemberdayaan dan pelestarian budaya gotong royong. “Dengan kebersamaan, pekerjaan berat menjadi ringan. Inilah kekuatan sosial bangsa yang harus terus dirawat,” ujarnya.

Dorongan Program Nasional dan Pesan Wakil Bupati

Wakil Bupati Grobogan, H. Sugeng Prasetyo, S.E., M.M., menyampaikan bahwa KBM di Desa Jambangan diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian desa. Ia menggarisbawahi dua pilar KBM—fisik dan nonfisik—yang saling melengkapi, dengan tujuan inti menjaga semangat gotong royong serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat menyukseskan program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta mengelola alokasi 20 persen Dana Desa untuk ketahanan pangan secara terencana dan akuntabel.

Bantuan Sosial dan Penutup

Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia menyerahkan bantuan sembako kepada warga serta perlengkapan sekolah untuk siswa SD, berupa tas, buku, dan alat tulis. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Secara keseluruhan, penutupan KBM Tahap I Tahun 2026 menjadi momentum evaluasi dan apresiasi atas sinergi TNI, pemerintah daerah, dan

masyarakat. Program ini menegaskan bahwa pembangunan desa yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, partisipasi aktif warga, serta komitmen bersama untuk merawat hasil pembangunan demi kesejahteraan dan ketahanan sosial masyarakat.

Punkasnya,Shabar.mukti.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update