MNI|Banyumas, Jawa Tengah — Upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat jajaran kepolisian di wilayah hukum Polresta Banyumas. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan sambang dialogis yang menyasar objek-objek vital, termasuk lingkungan pendidikan yang rawan ditinggalkan pada malam hari.
Pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karangklesem, Polsek Purwokerto Selatan, Aiptu M. Ali Imron, melaksanakan sambang kamtibmas ke SD IT Harapan Bunda yang berlokasi di Jalan KH. Wakhid Hasyim.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan penjaga malam sekolah, Hilmi, serta warga sekitar, Suratman. Sambang ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam rangka mencegah tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), khususnya pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, melalui Kapolsek Purwokerto Selatan Kompol Puji Nurochman, menegaskan bahwa kegiatan sambang merupakan implementasi strategi pemeliharaan kamtibmas berbasis pencegahan dan partisipasi masyarakat.
“Bhabinkamtibmas mengimbau agar pengawasan di lingkungan sekolah ditingkatkan, termasuk mengoptimalkan fungsi CCTV yang telah terpasang guna meminimalkan potensi tindak curat. Pencegahan yang efektif dimulai dari kewaspadaan dan kepedulian bersama,” ujar Kapolresta melalui Kapolsek.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan penjaga malam agar secara rutin melakukan pengecekan fisik terhadap pintu, jendela, ruang kelas, serta area sekitar sekolah. Langkah tersebut dinilai krusial untuk menutup celah kejahatan yang kerap dimanfaatkan pelaku pada saat lingkungan sepi.
“Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas atau indikasi tindak pidana, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, atau melalui layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” pesannya.
Menurutnya, kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama dalam menekan angka kriminalitas, khususnya pencurian dengan pemberatan yang menyasar fasilitas umum dan institusi pendidikan. Dengan kehadiran aktif Polri di tengah masyarakat, diharapkan tercipta rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kegiatan sambang tersebut menegaskan komitmen Polresta Banyumas dalam mengedepankan pendekatan humanis dan preventif, sejalan dengan kebijakan Mabes Polri untuk menjaga kamtibmas yang kondusif melalui sinergi berkelanjutan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Punkasnya,Eko,mukti.



