Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Aliran Sungai Tersumbat dan Rawan Meluap, Polres Kendal Bersama Pemkab Lakukan Aksi Bersih Sungai sebagai Langkah Mitigasi Bencana

Sabtu, 14 Februari 2026 | Februari 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-14T07:21:03Z

MNI|KENDAL — Penumpukan sampah yang menghambat aliran Sungai Kendal di kawasan pusat Kota Kendal, Jawa Tengah, menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan pemerintah daerah. Tumpukan limbah rumah tangga berupa plastik, kayu gelondongan, hingga kasur bekas yang tersangkut di bawah jembatan dinilai berpotensi menimbulkan luapan air apabila debit sungai meningkat, terutama di tengah intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Merespons kondisi tersebut, jajaran Polres Kendal bersama unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar aksi pembersihan sungai secara terpadu, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar sebagai bentuk respons cepat terhadap ancaman banjir yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Dengan menggunakan peralatan sederhana, personel gabungan menurunkan dan mengangkut sampah yang tersangkut di tiang penyangga jembatan guna memperlancar arus air. Fokus pembersihan sementara diarahkan pada titik-titik krusial di wilayah pusat kota yang dinilai paling terdampak.

“Untuk tahap awal, pembersihan kami fokuskan di Sungai Kendal wilayah pusat kota karena dampaknya paling terasa. Namun ke depan, kegiatan serupa sangat mungkin dilakukan di lokasi lain yang juga mengalami penumpukan sampah,” ujar AKBP Hendry Susanto Sianipar di sela kegiatan.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk melalui upaya mitigasi bencana lingkungan. Menurutnya, pengamanan kamtibmas tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan risiko bencana yang berpotensi mengganggu aktivitas dan keselamatan warga.

“Ketika aliran sungai tersumbat, ancaman banjir menjadi nyata. Oleh karena itu, Polri hadir tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Pemanasari menyampaikan bahwa kegiatan bersih sungai ini sejalan dengan gerakan nasional menjaga kelestarian lingkungan yang terus didorong oleh pemerintah pusat. Ia menilai, Kali Kendal memiliki peran strategis sebagai jalur utama aliran air di pusat kota sehingga harus dijaga kebersihan dan fungsinya secara berkelanjutan.

“Ini bukan semata soal kebersihan, tetapi soal keselamatan publik. Ketika aliran air terhambat dan debit meningkat, potensi luapan menjadi lebih besar dan dapat berdampak luas,” ungkap Bupati.

Menurutnya, penumpukan sampah di Sungai Kendal dipicu oleh kombinasi faktor alam dan teknis. Hujan deras di wilayah hulu meningkatkan volume air yang membawa berbagai material sampah, sementara kondisi rob di wilayah utara Kendal menghambat aliran sungai menuju laut. Akibatnya, sampah tertahan di titik-titik tertentu, terutama di bawah jembatan.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Kendal merencanakan pengerukan alur sungai sebagai solusi jangka menengah untuk mengurangi sedimentasi dan memperlancar aliran air. Untuk perawatan rutin, kegiatan dapat dibiayai melalui APBD kabupaten, sedangkan pengadaan peralatan dan kebutuhan tertentu menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Sebelumnya, upaya pencegahan juga telah dilakukan dengan pemasangan jaring penyaring sampah di beberapa titik aliran sungai. Namun, efektivitas langkah tersebut menurun akibat hilangnya sejumlah besi pengaman penahan sampah, sehingga fungsi penyaringan tidak berjalan optimal.

Melalui aksi bersih sungai ini, Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Polres Kendal menegaskan komitmen sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan lingkungan. Diharapkan, langkah kolaboratif ini tidak hanya memperlancar aliran

Sungai Kendal dan meminimalkan risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi keselamatan dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Punkasnya,Wahid.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update