Dalam forum resmi yang dihadiri pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI tersebut, Kapolri memaparkan bahwa indikator capaian kinerja Polri sepanjang tahun 2025 mencapai angka 91,54 persen, dengan predikat kategori sangat baik. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi Polri dalam melaksanakan agenda reformasi kelembagaan serta penguatan profesionalisme sumber daya manusia di seluruh satuan kerja.
Kapolri menjelaskan bahwa sistem penilaian kinerja Polri disusun secara komprehensif dan berbasis perencanaan strategis yang terukur. Penilaian tersebut tidak hanya berorientasi pada output, tetapi juga pada kualitas proses, akuntabilitas, serta dampak nyata terhadap peningkatan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Evaluasi capaian kinerja tahun 2025, indikator keberhasilan, rencana kerja, serta target capaian tahun 2026 telah kami susun secara sistematis dan terintegrasi. Capaian kinerja Polri terbagi ke dalam enam sasaran strategis dan 17 indikator kinerja yang menjadi acuan pelaksanaan tugas kepolisian di seluruh lini,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo di hadapan Komisi III DPR RI.
Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa capaian kinerja tersebut tidak dimaknai sebatas angka administratif, melainkan sebagai refleksi dari upaya berkelanjutan Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara berkesinambungan.
Dalam paparannya, Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri terus memperkuat transformasi organisasi melalui implementasi pendekatan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Pendekatan ini dirancang untuk menjawab ekspektasi publik terhadap institusi kepolisian yang modern, humanis, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta responsif terhadap dinamika sosial di tengah masyarakat.Rapat kerja tersebut menjadi ruang strategis bagi Polri dan DPR RI untuk melakukan dialog konstruktif dalam rangka fungsi pengawasan dan perumusan kebijakan ke depan. Komisi III DPR RI memberikan sejumlah
masukan dan pandangan strategis agar Polri terus meningkatkan kinerja kelembagaan, memperkuat integritas personel, serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik sebagai modal utama dalam menjalankan tugas penegakan hukum.Menutup paparannya, Kapolri menegaskan bahwa capaian kinerja dengan kategori sangat baik tersebut tidak menjadikan Polri berpuas diri. Evaluasi internal yang berkelanjutan, pengawasan berlapis, serta peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia akan terus dilakukan guna memastikan Polri tetap berada pada jalur pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus bekerja lebih baik, lebih profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkas Kapolri.
Ref,Haris.tim.





