RAT merupakan forum tertinggi dalam organisasi koperasi yang menjadi sarana evaluasi kinerja, pengambilan keputusan strategis, serta perwujudan prinsip demokrasi ekonomi. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pengurus, pengawas, anggota koperasi, serta perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Grobogan, dan berlangsung dalam suasana tertib, transparan, serta penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus oleh Ketua Primer Koperasi Kartika C-06/Grobogan, Kapten Cba Aniful Mutadlo. Dalam laporannya, ia memaparkan secara komprehensif kinerja koperasi selama tahun buku 2025, mencakup pengelolaan bidang usaha, kondisi keuangan, realisasi rencana anggaran, serta berbagai kebijakan strategis yang telah dijalankan guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan koperasi.
Kapten Aniful menegaskan bahwa pengelolaan koperasi dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan orientasi pada kepentingan anggota. Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap dinamika ekonomi serta peningkatan kualitas pelayanan agar koperasi tetap relevan dan mampu menjadi penopang kesejahteraan anggota di masa depan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto Budi, dalam sambutannya, menekankan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha semata, melainkan wadah kebersamaan yang dibangun atas dasar kepercayaan, kerja sama, dan tanggung jawab kolektif antara pengurus dan anggota.
“Koperasi adalah milik anggota. Bukan milik Dandim, bukan pula milik pengurus. Oleh karena itu, keberlangsungan dan kemajuan koperasi sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh anggota,” tegasnya.
Letkol Wefri menambahkan, sebagai soko guru perekonomian nasional, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi rakyat, termasuk di lingkungan TNI AD. Ia berharap Koperasi Kartika C-06/Grobogan terus berkembang menjadi koperasi yang sehat, profesional, dan modern dengan tata kelola yang baik.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pengurus, pengawas, dan anggota dalam menjalankan fungsi masing-masing secara optimal, termasuk dalam proses pengawasan dan audit internal. Kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), menurutnya, merupakan fondasi utama dalam mewujudkan koperasi yang transparan dan akuntabel.
“Kepatuhan terhadap AD/ART harus terus ditingkatkan demi menciptakan tata kelola koperasi yang baik, bersih, dan berorientasi pada kepentingan anggota,” pungkasnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Grobogan, Nur Iksan. Ia menilai pelaksanaan RAT Koperasi Primkop Kartika C-06/Grobogan telah berjalan sesuai ketentuan dan menunjukkan tingkat kedisiplinan organisasi yang tinggi.
“Kami memberikan apresiasi karena RAT dilaksanakan tepat waktu. Selain itu, kondisi koperasi sangat sehat dengan modal yang telah mencapai sekitar Rp5 miliar, yang seluruhnya diperuntukkan bagi kepentingan anggota,” ujarnya.
Nur Iksan juga menambahkan bahwa kinerja keuangan Koperasi Primkop Kartika C-06/Grobogan tergolong sangat baik karena tidak memiliki ketergantungan atau utang kepada pihak ketiga. Hal ini menunjukkan kemampuan koperasi dalam mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya RAT ke-57 ini, Koperasi Kartika C-06/Grobogan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pilar ekonomi
anggota, sekaligus menjadi contoh koperasi yang sehat, profesional, dan berintegritas dalam mendukung kesejahteraan prajurit, PNS, serta keluarga besar Kodim 0717/Grobogan.Punkasnya,Shabar.tim


.jpg)


