MNI|Grobogan — Komitmen pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan terus diwujudkan secara nyata. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Dusun Metuk, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Progres pembangunan infrastruktur strategis tersebut ditinjau langsung oleh Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, pada Minggu (25/01/2026).
Dalam peninjauan lapangan tersebut, Dandim Grobogan didampingi oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0717/Grobogan Mayor Cba A.M. Ichfani, S.E., serta Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Inf Muh. Jumar. Kehadiran jajaran pimpinan Kodim ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan jembatan gantung berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan teknis, serta arah kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan.
Jembatan Gantung Garuda dirancang sebagai sarana penghubung vital antara Desa Ngombak dan Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati. Infrastruktur ini memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka akses perekonomian desa secara lebih luas dan berkelanjutan.
Peninjauan dilakukan dengan melihat secara langsung progres pekerjaan di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan para pekerja dan personel Kodim yang terlibat dalam proses pembangunan. Kehadiran Dandim di lokasi menjadi bagian dari upaya pengawasan melekat guna memastikan pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
Letkol Inf Wefri Sandiyanto menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur fisik semata, melainkan juga sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, akses yang memadai akan berdampak langsung pada kelancaran aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan publik bagi warga setempat.
“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud perhatian dan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan. Kami memastikan proses pelaksanaannya berjalan dengan baik agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, sesuai dengan arah dan kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan,” ujar Dandim Grobogan.
Lebih lanjut, Dandim Grobogan menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pengawalan dan pendampingan pembangunan merupakan bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tepat guna, dan berkelanjutan.
Selain melaksanakan pengecekan teknis, kehadiran Dandim Grobogan di lokasi pembangunan juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada para pekerja di lapangan. Ia mendorong seluruh pihak yang terlibat agar tetap menjaga semangat, kedisiplinan, dan profesionalisme sehingga pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai target yang telah ditentukan, serta sejalan dengan arahan pembangunan yang telah digariskan.
Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Gantung Garuda nantinya, diharapkan konektivitas wilayah di Kecamatan Kedungjati semakin kuat dan mampu menjadi pendorong percepatan pembangunan daerah serta
peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Grobogan secara berkelanjutan.
Punkasnya.Shabar.tris.




