Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Lupa Matikan Kompor Saat Memasak, Rumah Warga Muraharjo Kunduran Terbakar

Kamis, 09 April 2026 | April 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-09T04:43:32Z


MNI|BLORA – Peristiwa kebakaran yang dipicu kelalaian domestik kembali menjadi pengingat serius akan pentingnya budaya keselamatan di lingkungan rumah tangga. Sebuah rumah milik warga berinisial G (65), seorang petani yang berdomisili di Dukuh Gapuk, Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, dilaporkan mengalami kebakaran pada Rabu (08/04/2026) pagi, diduga akibat kompor gas yang ditinggalkan dalam kondisi menyala saat aktivitas memasak berlangsung.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, ketika istri korban tengah memasak di dapur. Namun, dalam kondisi tertentu, dapur ditinggalkan tanpa memastikan kompor telah dimatikan. Situasi ini memicu potensi bahaya yang dalam waktu singkat berkembang menjadi kobaran api. Seorang saksi mata yang merupakan tetangga korban pertama kali menyadari adanya kepulan asap pekat yang disertai api yang mulai membesar dari area dapur rumah.

Respons cepat aparat menjadi faktor krusial dalam mencegah meluasnya kebakaran. Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kunduran, AKP Budi Santoso, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya segera bergerak ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat. Sinergi lintas sektor pun langsung diaktifkan sebagai bagian dari mekanisme respons terpadu.

“Begitu laporan kami terima, personel dari Polsek Kunduran bersama unit Reskrim serta didukung anggota Koramil setempat langsung menuju tempat kejadian perkara. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Blora juga diterjunkan untuk melakukan pemadaman,” ujar AKP Budi Santoso dalam keterangannya.

Berkat koordinasi yang solid antara aparat, petugas pemadam kebakaran, dan partisipasi aktif masyarakat sekitar, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke seluruh bagian bangunan. Kondisi tersebut menghindarkan potensi kerugian yang lebih besar, termasuk risiko korban jiwa. Meski demikian, kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp15 juta, mencakup kerusakan pada bagian dapur serta sejumlah peralatan rumah tangga.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi menguatkan dugaan bahwa kebakaran murni disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error). Api yang berasal dari kompor gas diduga menyambar material mudah terbakar di sekitarnya, sehingga memicu penyebaran api dalam waktu relatif singkat.

Dalam perspektif kehumasan dan mitigasi risiko berbasis masyarakat, peristiwa ini menegaskan urgensi peningkatan literasi keselamatan domestik. Kepolisian menilai bahwa insiden serupa masih kerap terjadi akibat rendahnya kesadaran akan standar keamanan dasar dalam aktivitas rumah tangga, khususnya penggunaan peralatan berbasis gas.

AKP Budi Santoso menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada penanganan pascakejadian, tetapi juga terus mendorong upaya preventif melalui edukasi kepada masyarakat. “Kami mengimbau seluruh warga agar lebih waspada saat beraktivitas di dapur. Pastikan kompor dalam kondisi mati setelah digunakan, dan hindari meninggalkan proses memasak tanpa pengawasan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun budaya disiplin dalam aspek keselamatan rumah tangga sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga keamanan lingkungan. Dalam konteks yang lebih luas, pendekatan ini sejalan dengan strategi Polri dalam mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas yang bersumber dari kelalaian individu.


Peristiwa kebakaran di Muraharjo ini menjadi refleksi nyata bahwa ancaman bencana tidak selalu berasal dari faktor eksternal, melainkan juga dapat timbul dari aktivitas sehari-hari yang luput dari pengawasan. Oleh karena itu, sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Punkasnya,Lestari.tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update