Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tinjau Lokasi Tanah Ambles di Banjarejo, Kapolres Blora Tawarkan Relokasi dan Salurkan Bantuan kepada Warga

Senin, 05 Januari 2026 | Januari 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-05T10:29:57Z

 


MNI|BLORA — Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., meninjau langsung lokasi bencana tanah ambles yang terjadi di Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Senin (4/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian sekaligus memastikan keselamatan warga yang terdampak.

Dalam kunjungannya, Kapolres tidak hanya memantau kondisi geografis di lokasi yang dinilai semakin memprihatinkan, tetapi juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak langsung akibat pergerakan tanah tersebut.

Berdasarkan data di lapangan, fenomena tanah ambles di wilayah tersebut telah terjadi sejak Oktober 2025. Hingga awal Januari 2026, pergerakan tanah dilaporkan telah mencapai panjang sekitar 200 meter dengan kedalaman amblesan kurang lebih 50 sentimeter. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

AKBP Wawan Andi Susanto dalam keterangannya menegaskan pentingnya langkah antisipatif guna menghindari risiko yang lebih besar. Ia menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut.

“Kami hadir untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan warga dalam keadaan aman. Untuk rumah-rumah yang berada di titik paling rawan, kami menawarkan opsi relokasi, baik sementara maupun permanen, sebagai langkah pencegahan,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto di sela-sela peninjauan.


Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani bencana tanah ambles tersebut. Ia meminta instansi teknis terkait untuk segera melakukan kajian dan langkah konkret agar pergerakan tanah tidak semakin meluas.

“Kami berharap pihak terkait seperti BBWS Pemali Juana, Dinas PUPR, serta BPBD Kabupaten Blora dapat segera merumuskan langkah teknis di lapangan. Penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal tanpa rasa was-was,” tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Blora didampingi Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Blora, serta jajaran Forkopimcam Banjarejo. Kehadiran unsur pimpinan daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait menunjukkan keseriusan pemerintah dan kepolisian dalam menangani bencana yang berdampak langsung pada masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga terdampak, Kapolres Blora juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada sejumlah warga, di antaranya Triyono, Janarto, Sayid, Suwarni, dan Susilowati. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi yang sulit.


Sementara itu, perwakilan dari BBWS Pemali Juana yang turut hadir di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun rencana penanganan darurat. Langkah yang direncanakan meliputi pembangunan bronjong atau turap di sepanjang tepi sungai serta perbaikan sistem drainase guna mengendalikan aliran air agar tidak meresap ke zona patahan tanah yang menjadi penyebab amblesan.

Kegiatan peninjauan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB tersebut berjalan aman dan lancar. Turut hadir pula unsur Forkopimda, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Salah seorang warga terdampak, Mersa, mengaku bersyukur dan merasa terbantu atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Kapolres Blora dan jajarannya.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas bantuan sembako dan beras


yang diberikan. Semoga Polri semakin maju dan sukses dalam pengabdian serta pelaksanaan tugas-tugasnya di tengah masyarakat,” ujar Mersa.

Tutupnya,Suhari,Lestari.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update