Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polres Wonogiri Kawal Ketat Tahapan Tes Jago PSHT, Wujud Sinergi Pengamanan dan Penguatan Kamtibmas di Tingkat Wilayah

Minggu, 07 Juni 2026 | Juni 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-07T16:43:30Z

 


MNI|Wonogiri – Komitmen Kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kembali ditunjukkan melalui pengamanan intensif kegiatan Tes Jago calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Parluh 16 dan Parluh 17 yang dilaksanakan serentak di sejumlah kecamatan di Kabupaten Wonogiri, Minggu (7/6/2026).

Pengamanan yang melibatkan personel Polres Wonogiri bersama jajaran Polsek tersebut menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam memastikan seluruh tahapan organisasi kemasyarakatan berlangsung tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan publik guna menciptakan suasana yang kondusif selama kegiatan berlangsung.

Pelaksanaan Tes Jago yang merupakan salah satu tahapan penting menjelang pengesahan calon warga baru PSHT Cabang Wonogiri Tahun 2026 digelar secara serentak di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Manyaran, Sidoharjo, Purwantoro, Baturetno, Ngadirojo, Wuryantoro, serta beberapa kecamatan lainnya yang menjadi basis aktivitas organisasi tersebut.

Ratusan peserta yang terdiri dari calon warga baru, pengurus ranting, pendamping, serta dewan penguji mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin dan semangat kebersamaan. Berbagai lokasi dipilih sebagai pusat pelaksanaan kegiatan, mulai dari gedung sekolah, sekretariat organisasi hingga kediaman pengurus ranting yang telah ditetapkan sebagai titik pelaksanaan.

Di Kecamatan Wuryantoro, kegiatan Tes Jago gabungan Parluh 16 menjadi salah satu lokasi dengan jumlah peserta terbesar. Sebanyak 70 calon warga baru dari ranting Wuryantoro, Wonogiri, Eromoko, dan Selogiri mengikuti proses pengujian yang berlangsung dalam suasana tertib dan terorganisir.

Sementara itu, di Kecamatan Ngadirojo, sebanyak 31 calon warga mengikuti Tes Jago Parluh 17 dengan pengawasan langsung dari pengurus dan dewan penguji. Di wilayah Purwantoro, kegiatan serupa diikuti oleh 29 siswa calon warga gabungan dari ranting Purwantoro dan Kismantoro.

Adapun di Kecamatan Sidoharjo, sebanyak 12 peserta dari ranting Sidoharjo dan Girimarto menjalani tahapan pengujian. Polsek Sidoharjo juga melakukan pengawalan terhadap keberangkatan calon warga PSHT Parluh 16 menuju Aula BLK Ngadirojo guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar.

Di wilayah Manyaran dan Eromoko, kegiatan pengecekan jago diikuti enam calon warga baru, sedangkan di Kecamatan Baturetno tercatat lima peserta mengikuti Tes Jago Parluh 17. Meski jumlah peserta berbeda di setiap wilayah, seluruh kegiatan berlangsung dengan prosedur yang sama dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian setempat.

Tes Jago sendiri merupakan salah satu tradisi organisasi yang telah lama dikenal dalam proses pembinaan calon warga PSHT. Dalam pelaksanaannya, dewan penguji melakukan pemeriksaan terhadap ayam jago yang dibawa peserta sebagai bagian dari persyaratan yang telah ditentukan organisasi. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, kesehatan, serta kelayakan ayam sesuai ketentuan internal yang berlaku.

Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian melakukan monitoring secara menyeluruh guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mengatur mobilitas peserta, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal tanpa menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat sekitar.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk pada kegiatan organisasi kemasyarakatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari peran aktif seluruh pihak yang mampu menjaga disiplin, ketertiban, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan selama proses berlangsung.

“Kami mengapresiasi seluruh panitia, pengurus PSHT, pendamping, maupun peserta yang telah menunjukkan sikap kooperatif dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Polres Wonogiri bersama seluruh Polsek jajaran akan terus melakukan pengamanan dan monitoring pada setiap tahapan menjelang pengesahan calon warga baru sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.

Keberhasilan pengamanan Tes Jago di berbagai wilayah tersebut menjadi indikator positif bahwa sinergi antara aparat keamanan, pengurus organisasi, dan masyarakat mampu menciptakan stabilitas sosial yang harmonis. Kondisi yang aman dan terkendali selama kegiatan juga menunjukkan meningkatnya kesadaran kolektif seluruh elemen dalam menjaga ketertiban umum.

Menjelang agenda pengesahan calon warga baru PSHT Cabang Wonogiri yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir Juni 2026, Polres Wonogiri memastikan langkah-langkah pengamanan akan terus diperkuat melalui pendekatan preventif, humanis, dan profesional.

Dengan pengawalan yang terstruktur serta koordinasi lintas sektor yang berjalan baik, seluruh tahapan pengesahan diharapkan dapat berlangsung lancar tanpa gangguan, sekaligus menjadi cerminan kuatnya budaya persaudaraan, kedisiplinan organisasi, dan ketangguhan sistem keamanan wilayah yang terus dijaga bersama demi terciptanya Wonogiri yang aman, damai, dan kondusif.

Red,eko.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update