Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapolda Jateng Pimpin Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal, Hampir Seribu Warga Nikmati Layanan Gratis

Rabu, 24 Juni 2026 | Juni 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-24T04:49:39Z

 

MNI|Tegal – Komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tersebut menjadi manifestasi nyata tema besar Hari Bhayangkara tahun ini, yakni “Polri Untuk Masyarakat”, yang menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Puncak bakti kesehatan tersebut menghadirkan beragam layanan kesehatan gratis yang dimanfaatkan hampir seribu warga dari berbagai kalangan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari dengan memadati sejumlah stan pelayanan yang telah disiapkan oleh jajaran Polda Jawa Tengah bersama berbagai unsur tenaga kesehatan dan mitra kerja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut dr. Benjamin Paulus Octavianus, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Dr. Latif Usman, para pejabat utama Polda Jateng, unsur Forkopimda Kota Tegal, organisasi profesi kesehatan, tenaga medis, serta berbagai elemen masyarakat yang mendukung terselenggaranya kegiatan sosial kemanusiaan tersebut.

Sebelum acara resmi dimulai, Kapolda Jawa Tengah bersama Wakil Menteri Kesehatan RI melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik pelayanan kesehatan. Keduanya menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang tengah menjalani pemeriksaan kesehatan serta menyapa para tenaga medis yang bertugas. Kehangatan interaksi yang terjalin mencerminkan kedekatan institusi negara dengan masyarakat sebagai penerima manfaat layanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh akses terhadap berbagai layanan kesehatan yang komprehensif. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, skrining dan edukasi tuberkulosis, pemeriksaan laboratorium sederhana, layanan dokter spesialis, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, fisioterapi, pelayanan kesehatan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah, hingga khitan massal bagi anak-anak.

Data yang dihimpun oleh Biddokkes Polda Jawa Tengah menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 975 warga mengikuti pengobatan umum dan program pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, 139 warga mendapatkan pelayanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga menerima obat-obatan tanpa biaya, serta 54 balita memperoleh layanan penanganan stunting sebagai bagian dari upaya percepatan peningkatan kualitas kesehatan generasi masa depan.

Tidak hanya fokus pada aspek pelayanan medis, kegiatan bakti kesehatan tersebut juga diintegrasikan dengan program bantuan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Polda Jawa Tengah menyalurkan sebanyak 1.128 paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, sejumlah bantuan alat bantu kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu berjalan turut diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga dimanfaatkan untuk memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah di bidang kesehatan. Dalam kesempatan tersebut dideklarasikan Gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru serta diluncurkan inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal, sebuah langkah kolaboratif yang diharapkan mampu mempercepat upaya eliminasi tuberkulosis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Polri dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional. Menurutnya, kehadiran Polri melalui berbagai program pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia yang sehat dan berdaya saing.

“Kami atas nama Kementerian Kesehatan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, atas pelaksanaan bakti kesehatan ini. Kehadiran Polri melalui pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan kesehatan nasional seperti tuberkulosis dan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, institusi keamanan, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mencapai target pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa pelaksanaan Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan refleksi dari transformasi pelayanan Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, semangat pengabdian yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan warga.

“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema Polri Untuk Masyarakat kami wujudkan melalui pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapan kami, sinergi yang telah terbangun bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat ini dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” ungkapnya.


Pelaksanaan Puncak Bakti Kesehatan di Kota Tegal menjadi gambaran nyata bagaimana institusi Polri terus mengembangkan peran sosialnya di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang mengedepankan pelayanan, kepedulian, dan kolaborasi, Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera.

Punkasnya,Munthohar.aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update