MNI|GROBOGAN – Semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan nasional kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Karya Bakti Mandiri (KBM) TNI Tahap VII Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0717/Grobogan di Desa Geyer, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Program yang telah berlangsung selama beberapa waktu tersebut resmi ditutup dalam sebuah seremoni yang dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, serta masyarakat setempat, Rabu (24/6/2026).
Penutupan kegiatan ditandai dengan peresmian hasil pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Grobogan, Achmad Haryono, bersama Kasdim 0717/Grobogan Mayor Cba A.M. Ichfani, S.E., didampingi sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, pendidikan sosial, dan kemandirian masyarakat desa.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Danramil 09/Geyer Kapten Cke Nanang Dwi menjelaskan bahwa program KBM Tahap VII tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial kemasyarakatan.
Adapun sasaran fisik yang berhasil direalisasikan meliputi pembangunan jalan rabat beton, rehabilitasi mushola, perbaikan pos kamling, serta pembangunan fasilitas jambanisasi bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Geyer.
Selain pembangunan fisik, kegiatan KBM juga menghadirkan berbagai program nonfisik yang memiliki nilai strategis dalam membangun karakter dan kapasitas masyarakat. Program tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan, penyuluhan hukum, hingga edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
Pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan aspek fisik dan nonfisik tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan masyarakat desa yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, kesehatan, serta semangat kebangsaan yang kuat.
Prosesi penutupan berlangsung penuh kehangatan dan antusiasme masyarakat. Peresmian hasil pembangunan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasdim 0717/Grobogan bersama Kepala Dispermades Kabupaten Grobogan. Selanjutnya, rombongan meninjau langsung hasil karya bakti dengan menyusuri jalan cor beton sepanjang 400 meter yang menjadi salah satu proyek utama dalam program tersebut.
Dalam sambutan Bupati Grobogan yang dibacakan oleh Achmad Haryono, ditegaskan bahwa program Karya Bakti Mandiri merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Grobogan yang dilaksanakan melalui sinergi bersama Kodim 0717/Grobogan guna mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.
Menurutnya, pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, semangat gotong royong harus terus dipelihara sebagai modal sosial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan pedesaan yang lebih baik menjadi tugas bersama pemerintah dan masyarakat. Komitmen ini harus terus dibangun untuk mewujudkan kekuatan besar dalam membentuk masyarakat desa yang mandiri, maju, dan sejahtera,” demikian pesan Bupati Grobogan yang dibacakan Achmad Haryono.
Sementara itu, Dandim 0717/Grobogan melalui Kasdim Mayor Cba A.M. Ichfani, S.E. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KBM hingga berjalan sukses. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan emosional antara aparat TNI dan warga. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga mitra pembangunan yang siap membantu mengatasi berbagai persoalan sosial di daerah.
“Kami sangat bersyukur dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik. TNI bersama masyarakat bergotong royong menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan. Harapannya, kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Geyer,” ujar Kasdim.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang. Optimisme membangun desa, menurutnya, harus terus ditumbuhkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Kepala Desa Geyer, Sri Widayati. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Grobogan, Kodim 0717/Grobogan, serta Koramil 09/Geyer yang telah bekerja bersama masyarakat dalam menyukseskan program Karya Bakti Mandiri.
Menurutnya, kehadiran program tersebut telah memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesadaran sosial dan pendidikan masyarakat.
“Atas nama seluruh warga Desa Geyer, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan dan jajaran Kodim 0717/Grobogan. Semoga melalui program KBM ini Desa Geyer semakin maju, berkembang, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkap Sri Widayati.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, rangkaian penutupan KBM juga diisi dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan, antara lain pembagian bantuan beras dan paket sembako kepada warga kurang mampu, penyaluran perlengkapan sekolah bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta hiburan tradisional yang disambut antusias masyarakat.
Kegiatan tersebut mencerminkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas kehidupan sosial, kesehatan, dan pendidikan masyarakat. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, program Karya Bakti Mandiri menjadi contoh nyata bagaimana semangat gotong royong dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan.
Penutupan KBM TNI Tahap VII di Desa Geyer pun menjadi simbol keberhasilan sinergi lintas sektor dalam membangun desa dari berbagai dimensi. Lebih dari sekadar pembangunan jalan dan fasilitas umum, program ini telah menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, pendidikan karakter, serta semangat nasionalisme yang menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing.
Punkasnya,Shabar.aji.



.jpg)