Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Doa Lintas Agama Jadi Momentum Polres Demak Perkuat Toleransi, Persatuan dan Harmoni Kebangsaan

Kamis, 25 Juni 2026 | Juni 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-25T08:34:58Z

 


MNI|DEMAK – Semangat kebersamaan dalam keberagaman kembali ditunjukkan Polres Demak melalui penyelenggaraan doa bersama lintas agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak, Kamis (25/6/2026), menjadi ruang spiritual sekaligus forum kebangsaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, dan komitmen menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan terhubung langsung dengan jajaran Polda Jawa Tengah yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo. Suasana khidmat mewarnai jalannya acara ketika para tokoh agama dari berbagai keyakinan bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan bangsa, keamanan daerah, serta keberhasilan Polri dalam mengemban amanah pelayanan kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Demak Kompol Hendrie Suryo Liquisasono, para pejabat utama Polres Demak, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Demak dr. Fuad Alhamidy, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai umat beragama yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial di Kabupaten Demak.

Dalam sambutannya, Kompol Hendrie yang mewakili Kapolres Demak menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada FKUB serta seluruh tokoh agama yang selama ini telah menjadi mitra strategis Kepolisian dalam membangun budaya damai, memperkuat toleransi, dan menjaga kondusivitas wilayah.

Menurutnya, peran tokoh agama memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat karena tidak hanya menjadi pembimbing spiritual, tetapi juga agen pemersatu yang mampu menanamkan nilai-nilai moderasi, kebijaksanaan, dan persaudaraan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

"Melalui doa bersama ini, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 berjalan lancar, sekaligus memperkuat sinergi untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis," ujar Kompol Hendrie.

Ia menegaskan bahwa kegiatan doa lintas agama bukan sekadar seremoni tahunan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara, melainkan refleksi nyata komitmen Polri dalam merawat keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Dalam perspektif kebangsaan, keberagaman suku, budaya, dan agama merupakan modal sosial yang harus dijaga bersama agar tetap menjadi sumber persatuan, bukan perpecahan.

Menurutnya, rasa aman merupakan hak fundamental setiap warga negara yang harus dijamin keberadaannya. Oleh karena itu, Polri akan terus mengoptimalkan berbagai langkah preventif, preemtif, dan humanis guna memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, tantangan dalam menjaga stabilitas sosial juga semakin beragam. Mulai dari potensi konflik sosial, penyebaran paham intoleransi, hingga berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya yang dapat mengancam kerukunan masyarakat.

Karena itu, Kompol Hendrie menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan nasional.

"Indonesia memiliki kekayaan berupa keberagaman suku, budaya, dan agama. Nilai toleransi dan persaudaraan harus terus kita rawat melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar persatuan bangsa tetap terjaga," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara sesungguhnya bukan hanya milik institusi Polri semata, tetapi menjadi momentum bersama seluruh elemen bangsa untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga keamanan nasional dan memperkokoh fondasi kebangsaan.

Menurutnya, keamanan yang berkelanjutan tidak dapat diwujudkan hanya melalui pendekatan penegakan hukum semata. Diperlukan dukungan moral, spiritual, dan sosial dari seluruh lapisan masyarakat agar tercipta lingkungan yang damai dan produktif.

Doa lintas agama yang digelar Polres Demak juga menjadi simbol bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam tujuan yang sama, yakni mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Nilai-nilai religius yang terkandung dalam setiap ajaran agama pada hakikatnya mengajarkan kasih sayang, perdamaian, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama manusia.

Ketua FKUB Kabupaten Demak bersama para tokoh agama yang hadir turut menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama serta mendukung langkah-langkah Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sinergi antara institusi negara dan elemen keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, dialog yang konstruktif, serta semangat saling menghormati, berbagai potensi konflik dapat dicegah sejak dini.

Menutup kegiatan tersebut, Kompol Hendrie berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi energi spiritual bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

"Semoga melalui doa bersama lintas agama ini, Polri senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugas. Kami juga berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat semakin erat sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Demak tetap aman, damai, dan kondusif," pungkasnya.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Polri yang Presisi, humanis, dan dekat dengan seluruh lapisan masyarakat. Di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, semangat toleransi dan persaudaraan diyakini akan terus menjadi fondasi kokoh dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan bermartabat.

Punkasnya Munthohar.Aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update