Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dua Jabatan Strategis Polres Demak Berganti, Kapolres Tegaskan Semangat Profesionalisme dan Penguatan Pelayanan Publik

Sabtu, 30 Mei 2026 | Mei 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-30T11:21:59Z


MNI|Demak – Dinamika organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia terus bergerak seiring kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan manajemen sumber daya manusia, serta optimalisasi pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam kerangka tersebut, Polres Demak melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dua posisi strategis yang dipimpin langsung Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, di Pendopo Parama Satwika, Sabtu (30/5/2026).

Pergantian pejabat yang meliputi jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kebonagung tersebut menjadi bagian dari mekanisme pembinaan karier sekaligus upaya penyegaran organisasi guna menjaga ritme kinerja institusi agar tetap adaptif terhadap perkembangan tantangan tugas Kepolisian yang semakin kompleks.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh makna tersebut, jabatan Kasatreskrim Polres Demak yang sebelumnya diemban Iptu Anggah Mardwi Pitriyono secara resmi diserahterimakan kepada AKP Arlan Budi Kusuma. Sebelum mendapatkan amanah baru di Polres Demak, AKP Arlan diketahui bertugas sebagai Panit 1 Unit 4 Subdit 4 Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.

Sementara itu, Iptu Anggah memperoleh promosi jabatan sebagai Perwira Menengah Spripim Polri, sebuah amanah yang mencerminkan apresiasi institusi terhadap dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan selama bertugas.

Pada kesempatan yang sama, jabatan Kapolsek Kebonagung kini resmi diemban Iptu Said Nu’man Murod yang sebelumnya menjabat Kanit 4 Satintelkam Polres Demak. Ia menggantikan Kompol Santoso yang telah memasuki masa purna bakti setelah menyelesaikan pengabdiannya kepada institusi dan masyarakat.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dalam amanatnya menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian integral dari sistem pembinaan organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan efektivitas kinerja, memperluas pengalaman personel, serta memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang.

Menurutnya, setiap perpindahan tugas bukan sekadar pergantian administratif, melainkan momentum strategis untuk menghadirkan energi baru, inovasi baru, dan semangat baru dalam mewujudkan pelayanan Kepolisian yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.

Kapolres menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama mengemban tugas di lingkungan Polres Demak.

Ia menilai berbagai capaian yang berhasil diraih selama masa pengabdian pejabat lama telah menjadi fondasi penting dalam mendukung terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Demak.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas loyalitas, dedikasi, dan pengabdiannya. Semoga seluruh pengabdian yang telah diberikan menjadi ladang ibadah dan membawa keberkahan bagi saudara beserta keluarga di tempat tugas yang baru,” ujar AKBP Samel.

Lebih lanjut, kepada para pejabat yang baru menerima amanah, Kapolres menekankan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap lingkungan kerja, karakteristik wilayah, serta dinamika sosial masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugas masing-masing.

Menurutnya, pemahaman yang komprehensif terhadap kondisi wilayah menjadi faktor fundamental dalam merumuskan langkah-langkah strategis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor yang kuat dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.

“Segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah. Bangun sinergi yang solid dengan seluruh stakeholder serta laksanakan tugas secara profesional, proporsional, responsif, dan transparan,” tegasnya.

Dalam konteks tantangan keamanan yang semakin dinamis, Kapolres menekankan pentingnya penguatan fungsi deteksi dini dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Menurutnya, kemampuan membaca perkembangan situasi secara cepat dan akurat menjadi modal utama bagi setiap pemimpin satuan kerja dalam mencegah munculnya gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial.

Karena itu, para pejabat baru diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target organisasi, tetapi juga mampu menjadi figur teladan yang menjunjung tinggi integritas, moralitas, disiplin, serta etika profesi Kepolisian.

“Miliki kepekaan terhadap setiap potensi gangguan Kamtibmas dan jadilah figur pemimpin yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadi teladan bagi anggota,” ungkapnya.

Pada bagian lain amanatnya, AKBP Samel menegaskan komitmen Polres Demak untuk terus mendukung dan mengawal berbagai program strategis pemerintah dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Menurutnya, peran Polri tidak hanya berkutat pada aspek penegakan hukum semata, tetapi juga menjadi elemen penting dalam menciptakan stabilitas keamanan yang menjadi prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan di berbagai sektor.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan pemeliharaan Kamtibmas, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengawalan program ketahanan pangan nasional, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial.

“Polri siap mendukung dan mengawal program-program pemerintah melalui pemeliharaan Kamtibmas, penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan pelayanan publik, serta dukungan terhadap program ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kita bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Kapolres.

Momentum sertijab tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai Commander Wish Polres Demak yang dirumuskan dalam konsep WALI, yakni Waspada, Amanah, Lugas, dan Inovatif.

Kapolres menegaskan bahwa empat nilai tersebut harus menjadi budaya kerja sekaligus landasan moral seluruh personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Konsep WALI, lanjutnya, bukan hanya slogan institusional, melainkan manifestasi komitmen Polres Demak untuk menghadirkan pelayanan Kepolisian yang responsif, transparan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jadikan Waspada, Amanah, Lugas, dan Inovatif sebagai pedoman dalam bekerja. Dengan semangat itu, saya yakin Polres Demak akan semakin profesional dan semakin dipercaya masyarakat,” katanya.

Mengakhiri amanatnya, AKBP Samel mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjaga marwah institusi dengan menjunjung tinggi disiplin, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta terus meningkatkan kualitas profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi Polri hanya dapat dibangun melalui integritas, keteladanan, dan pelayanan yang konsisten kepada masyarakat.

“Jangan pernah melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Jaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi terwujudnya Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Dengan terlaksananya sertijab dua jabatan strategis tersebut, Polres Demak berharap lahir energi baru dalam memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga stabilitas keamanan daerah sebagai bagian dari kontribusi nyata Polri dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan mewujudkan masyarakat yang aman, tertib, serta sejahtera.

Punkasnya,Munthohar,Aji.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update