MNI|Demak — Nuansa religius yang khidmat, penuh keteduhan, serta sarat nilai kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Pengajian Umum bertajuk “MAN Demak Bersholawat” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak. Kegiatan yang digelar pada Sabtu malam (17/1/2026) di halaman MAN Demak, Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, berlangsung aman, tertib, dan kondusif sejak pukul 18.30 WIB hingga 23.30 WIB.
Sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, Polsek Wonosalam Polres Demak melaksanakan pengamanan dan monitoring secara optimal, terpadu, dan profesional. Pola pengamanan dilakukan dengan mengedepankan prinsip humanis, persuasif, dan preventif, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor bersama TNI Koramil Wonosalam, Banser, serta unsur pengamanan internal panitia.
Langkah strategis tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan lancar, aman, dan penuh kekhusyukan, sehingga jamaah dapat mengikuti acara dengan rasa nyaman dan tenteram.
Pengajian akbar ini mengusung tema bersholawat sebagai media penguatan iman dan takwa kepada Allah SWT, sekaligus sarana mempererat ukhuwah islamiyah antara civitas akademika MAN Demak, masyarakat sekitar, tokoh agama, dan unsur pemerintahan. Lantunan sholawat yang diiringi Hadrah Gandrung Nabi dari Grobogan, dipandu oleh Gus Zaman Assekal, menghadirkan suasana religius yang menyejukkan dan menggugah spiritualitas jamaah.
Kegiatan semakin bermakna dengan penyampaian mauidhoh hasanah oleh KH Rizal Nuruddin dari Wonowoso, Demak. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk meneguhkan akhlak mulia, menjaga adab kehidupan bermasyarakat, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa yang beriman, berilmu, dan berkeadaban.
Kehadiran Pejabat dan Tokoh Daerah
Pengajian Umum MAN Demak Bersholawat turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Demak yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Demak, Drs. Agus Musyafak, M.Si.; Kapolres Demak yang diwakili Kasat Binmas AKP Tri Cipto Adi, S.H., M.H.; serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Dr. H. Taufiqur Rahman, S.Ag., M.S.I., beserta jajaran pejabat Kemenag Demak.
Hadir pula Kapolsek Wonosalam AKP Rusmanto, S.H., M.H.; Danramil Wonosalam yang diwakili Sertu Sunoto; Kepala Desa Jogoloyo Dennis
Bakhria, S.Kom.; para pengasuh pondok pesantren se-Kecamatan Wonosalam; dewan guru dan tenaga kependidikan MAN Demak; komite sekolah; serta para wali murid.
Antusiasme masyarakat tampak dari kehadiran sekitar 1.264 siswa MAN Demak dan kurang lebih 1.000 warga masyarakat dari berbagai wilayah sekitar yang turut memadati lokasi kegiatan.
Pesan Religius, Edukatif, dan Kebangsaan
Dalam sambutannya, Kepala MAN Demak, Nur Khamsan, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh panitia, aparat keamanan, dan pihak terkait atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan bersholawat ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis dalam pembinaan karakter, spiritualitas, dan akhlak peserta didik.
“Melalui sholawat dan pengajian ini, kami berharap MAN Demak senantiasa memperoleh keberkahan Allah SWT serta terus melahirkan generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Demak, Dr. H. Taufiqur Rahman, S.Ag., M.S.I., menekankan pentingnya peringatan hari ulang tahun sebagai sarana evaluasi dan refleksi perjalanan lembaga pendidikan. Menurutnya, MAN Demak telah melahirkan banyak alumni berprestasi yang berkiprah di berbagai sektor strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“HUT ke-30 ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat rasa memiliki dan kecintaan terhadap madrasah. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti penting bagi kemajuan MAN Demak ke depan,” tegasnya.
Mewakili Bupati Demak, Drs. Agus Musyafak, M.Si., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan MAN Demak Bersholawat yang dinilai sejalan dengan visi Kabupaten Demak sebagai daerah yang religius, maju, dan berkarakter.
“Melalui sholawat dan doa bersama ini, mari kita bermunajat agar Kabupaten Demak dan bangsa Indonesia senantiasa dijauhkan dari segala musibah, diberikan keselamatan, serta keberkahan dalam setiap proses pembangunan,” tuturnya.
Pengamanan Humanis dan Profesional
Dari sisi pengamanan, Kapolsek Wonosalam AKP Rusmanto, S.H., M.H.,
menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan dilaksanakan secara maksimal dengan mengedepankan prinsip pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Sebanyak 30 personel Polri, didukung 3 personel Koramil Wonosalam serta 30 personel Banser, diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengamanan pintu masuk, hingga pengawasan area utama.
Pengamanan berada di bawah tanggung jawab Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, S.H., S.I.K., M.Si., dengan dukungan penuh jajaran pejabat pengendali pengamanan Polres Demak. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penutup
Pengajian Umum MAN Demak Bersholawat dalam rangka HUT ke-30 MAN Demak ini tidak hanya menjadi ajang perayaan usia madrasah, tetapi juga menjadi wahana strategis dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, pendidikan, kebangsaan, serta persatuan di tengah masyarakat. Sinergi antara pihak sekolah, pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan terselenggaranya kegiatan yang penuh keberkahan tersebut.
Dengan semangat religiusitas, humanisme, dan kebersamaan, kegiatan ini diharapkan membawa manfaat, ketenteraman, serta kebahagiaan bagi masyarakat Wonosalam dan Kabupaten Demak, sekaligus semakin meneguhkan
komitmen Polri yang selalu hadir bersama rakyat serta TNI yang bersatu menjaga keutuhan NKRI demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, religius, dan berkeadaban.
Punkasnya.Furi,tim.






