Informasi awal menyebutkan, komunikasi antara pesawat dan otoritas navigasi penerbangan terputus sekitar pukul 13.17 WITA. Hingga kini, keberadaan pesawat masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan
dari berbagai instansi terkait.
Kronologi Kehilangan Kontak
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi adanya laporan kehilangan kontak tersebut. Menurutnya, pesawat terakhir terpantau radar sebelum akhirnya sinyal komunikasi tidak lagi diterima oleh pihak pengendali lalu lintas udara.“Basarnas Makassar menerima informasi terkait hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport pada pukul 13.17 WITA. Sejak menerima laporan tersebut, kami langsung melakukan langkah-langkah tanggap darurat dan koordinasi lintas instansi,” ujar Andi Sultan dalam keterangan resminya.
Dugaan Lokasi dan Medan PencarianBerdasarkan koordinat terakhir yang diperoleh dari AirNav Indonesia, titik hilangnya pesawat diduga berada di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros. Wilayah ini dikenal memiliki kontur geografis yang cukup kompleks, didominasi perbukitan karst dan kawasan hutan, sehingga memerlukan kehati-hatian serta perencanaan matang dalam pelaksanaan operasi pencarian.
Basarnas Makassar telah mengerahkan personel Search and Rescue (SAR) ke lokasi dugaan untuk melakukan penyisiran awal, baik melalui jalur darat maupun pemantauan udara sesuai dengan kondisi cuaca dan visibilitas.
Sinergi Lintas Instansi Dalam rangka mempercepat dan mengoptimalkan proses pencarian, Basarnas Makassar berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk TNI, Polri, AirNav Indonesia, pemerintah daerah, serta unsur BPBD setempat. Seluruh unsur tersebut menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR secara terpadu.
Sinergi ini menjadi bagian dari komitmen bersama pemerintah dalam memastikan penanganan insiden penerbangan dilakukan secara cepat, terukur, dan profesional, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel di lapangan.
Penanganan Informasi dan Imbauan Publik
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Seluruh perkembangan resmi terkait insiden ini akan disampaikan melalui saluran komunikasi yang sah oleh instansi berwenang.
Sementara itu, pihak maskapai Indonesia Air Transport disebut terus melakukan koordinasi dengan otoritas penerbangan dan Basarnas guna mendukung proses pencarian serta memastikan penyampaian informasi kepada keluarga penumpang dilakukan secara bertanggung jawab dan humanis.
Operasi SAR Berkelanjutan
Basarnas menegaskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga diperoleh kepastian terkait keberadaan pesawat dan seluruh penumpangnya. Setiap perkembangan hasil pencarian akan dievaluasi secara berkala dan diumumkan kepada publik sesuai prosedur yang berlaku.
Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap insiden ini dan memastikan seluruh sumber daya yang diperlukan akan dikerahkan secara maksimal demi keselamatan dan kepastian informasi bagi masyarakat.
Punkasnya,Nasrul ,Kerja.tim






