Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah. Rombongan mengikuti Video Conference pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) malam pergantian tahun yang diselenggarakan oleh Polda Jawa Tengah bersama seluruh Polres jajaran di kabupaten dan kota.
Melalui pemantauan langsung tersebut, Gubernur memperoleh laporan terkini mengenai kondisi pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di berbagai daerah. Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 17 kabupaten dan kota di Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Car Free Night sebagai bagian dari rangkaian perayaan malam pergantian tahun.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, Polda Jawa Tengah mengerahkan lebih dari 10 ribu personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya. Ribuan personel tersebut diterjunkan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 yang difokuskan pada pengamanan ibadah Natal serta perayaan malam Tahun Baru.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik strategis, mulai dari rumah ibadah, khususnya gereja, obyek wisata, pusat perbelanjaan, pusat keramaian, hingga lokasi-lokasi yang menjadi pusat kegiatan masyarakat. Selain itu, aparat keamanan juga disiagakan di jalur lalu lintas utama untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Tidak hanya mengedepankan aspek pengamanan, petugas di lapangan juga memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis. Berbagai imbauan disampaikan secara persuasif agar masyarakat dapat merayakan malam Tahun Baru dengan aman, tertib, dan penuh rasa tanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Upaya pengamanan ini menunjukkan kesiapan aparat serta soliditas seluruh unsur dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Saya mengapresiasi kerja keras Polda Jawa Tengah dan seluruh jajaran yang telah menjalankan tugas secara profesional dan humanis,” ujar Ahmad Luthfi.
Gubernur berharap, situasi aman dan kondusif yang tercipta selama perayaan Natal dan malam pergantian Tahun Baru dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian libur akhir tahun selesai. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, akan terus mendukung langkah-langkah pengamanan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Sementara itu, Polda Jawa Tengah memastikan bahwa pengamanan akan terus dilakukan secara maksimal hingga aktivitas masyarakat pasca Tahun Baru kembali berjalan normal. Evaluasi dan pemantauan situasi tetap dilakukan secara intensif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di seluruh wilayah Jawa Tengah.Punkasnya,kerja ,Tim.


.jpg)
