MNI|GROBOGAN — Komandan Kodim (Dandim) 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto memimpin langsung proses evakuasi mortir yang ditemukan warga di Dusun Gempol Payung, Kelurahan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Kamis (1/1/2026). Benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan oleh para petani saat beraktivitas di area persawahan, sehingga sempat menggegerkan masyarakat sekitar.
Mendapat laporan dari warga melalui Babinsa setempat, Dandim Grobogan segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian dengan menerapkan prosedur pengamanan ketat. Evakuasi dilakukan guna mengantisipasi potensi bahaya serta memastikan keselamatan masyarakat.
“
Setelah menerima informasi dari masyarakat melalui Babinsa, kami langsung turun ke lapangan dengan membawa Tim Harpal dari Kodam IV/Diponegoro untuk melakukan penanganan awal,” ujar Letkol Inf Wefri Sandiyanto di sela kegiatan.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, benda yang ditemukan tersebut merupakan mortir dengan kaliber 81 milimeter jenis Mortir 81 Tampela. Meski demikian, Dandim menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan pemeriksaan mendalam terkait status aktif atau tidaknya mortir tersebut.
“Kodim 0717/Grobogan hanya melakukan langkah evakuasi dan pengamanan awal. Untuk pemeriksaan teknis secara detail, sepenuhnya akan dilakukan oleh Tim Harpal Kodam IV/Diponegoro yang memiliki kewenangan dan keahlian khusus,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengamanan awal dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi gangguan dari pihak yang tidak berkepentingan serta risiko terhadap keselamatan warga.
“Langkah utama kami adalah mengamankan mortir tersebut agar tidak membahayakan masyarakat sekitar. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dalam kegiatan evakuasi tersebut, Dandim 0717/Grobogan didampingi oleh Danramil 01/Purwodadi Kapten Inf Miftachul Huda, Pasi Intel Kodim 0717/Grobogan Kapten Edi Sucipto, serta Tim Harpal Kodam IV/Diponegoro yang dipimpin oleh Kapten Cpl Wasiyo. Selain itu, turut hadir personel SPKT dan Unit Intelkam Polsek Purwodadi, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Purwodadi.
Selama proses evakuasi, area sekitar lokasi penemuan disterilkan dan pengamanan dilakukan secara ketat sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanganan bahan peledak. Berkat koordinasi yang solid antarinstansi, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Kodim 0717/Grobogan mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada aparat terdekat apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan sisa-sisa bahan peledak atau amunisi, serta tidak menyentuh atau
memindahkannya secara mandiri demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan.Punkasnya.Shabar.Tris.






