MNI|Demak — Puskesmas Demak I terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat lanjut usia melalui pelaksanaan rutin Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Posyandu Lansia). Kegiatan tersebut kembali digelar di Kampung Krapyak, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, pada Sabtu (17/1/2026).
Posyandu Lansia kali ini melibatkan Programmer Lansia Puskesmas Demak I, Hastuti S. SSiT., S.Keb., Bidan Desa Bintoro Apriliana, bersama tim tenaga kesehatan, kader posyandu lansia, serta puluhan warga lanjut usia setempat. Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan partisipasi aktif dari para peserta.
Dalam keterangannya, Hastuti menjelaskan bahwa Posyandu Lansia merupakan program rutin yang dilaksanakan secara berkala setiap satu bulan sekali di seluruh pos lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Demak I. Program ini menjadi bagian dari strategi pelayanan kesehatan promotif dan preventif bagi kelompok usia lanjut.
“Posyandu lansia bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia melalui pemeriksaan kesehatan awal yang dilakukan secara rutin, sekaligus memberikan edukasi agar para lansia tetap mandiri, sehat, dan produktif,” ujar Hastuti.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Posyandu Lansia meliputi penyuluhan kesehatan, senam lansia dan aktivitas bernyanyi bersama, serta pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan kadar gula darah. Kegiatan fisik ringan tersebut dirancang untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus kesehatan mental para lansia.
“Kami juga memberikan penyuluhan mengenai tanda dan gejala penyakit serta langkah penanganan awal, terutama penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia, seperti hipertensi dan diabetes melitus,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas kesehatan menemukan sebanyak 27 orang lansia mengalami tekanan darah di atas batas normal atau hipertensi, serta lima orang lansia dengan kadar gula darah tinggi. Temuan ini menjadi perhatian serius mengingat penyakit tidak menular merupakan salah satu faktor risiko utama penurunan kualitas hidup pada usia lanjut.
“Bagi lansia yang terdeteksi mengalami hipertensi maupun gula darah tinggi, kami berikan edukasi kesehatan dan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Puskesmas Demak I atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, agar dapat segera ditangani secara optimal,” lanjut Hastuti.
Antusiasme para lansia tampak tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti seluruh rangkaian acara dengan semangat dan penuh keceriaan. Salah satu peserta, H. Bakri (80), mengaku merasakan manfaat besar dari kegiatan Posyandu Lansia yang rutin dilaksanakan.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan dan bermanfaat. Kami diajak senam, diperiksa kesehatannya, dan diberi penjelasan tentang pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat, baik jasmani maupun rohani,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Posyandu Lansia secara berkesinambungan, Puskesmas Demak I berharap dapat meningkatkan kesadaran para lanjut usia akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sekaligus mencegah komplikasi penyakit kronis. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat
peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya lansia yang sehat, aktif, dan sejahtera di Kabupaten Demak,Punkasnya.Munthohar.tim.





