Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perhutani KPH Madiun Dukung Penyiapan Lahan PSN Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun

Sabtu, 17 Januari 2026 | Januari 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-17T02:59:26Z

 

MNI|Madiun — Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi penyiapan lahan guna mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun. Rapat koordinasi tersebut digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun pada Rabu (14/1/2026), sebagai langkah awal memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program strategis pemerintah.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, dan dihadiri oleh Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf. I Nyoman Adhisaputra, Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Madiun Dwijo Saputro, Administratur Perhutani KPH Madiun Rusydi, Administratur KPH Lawu Adi Nugroho, Administratur KPH Saradan Wisik Sugiarto, serta perwakilan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), Pabrik Gula (PG) Kanigoro, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam rapat tersebut, para peserta membahas kesiapan lahan serta langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk mendukung implementasi program Koperasi Desa Merah Putih. Program ini merupakan bagian dari PSN yang dirancang untuk mendorong kemandirian desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat perekonomian daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

Administratur Perhutani KPH Madiun, Rusydi, menyampaikan bahwa Perhutani pada prinsipnya mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih, sepanjang pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan lahan dan prinsip kelestarian hutan.

“Perhutani siap mendukung program ini sebagai bagian dari kontribusi dalam pembangunan nasional. Namun demikian, seluruh proses pemanfaatan lahan harus mengikuti regulasi yang berlaku serta tetap menjunjung tinggi prinsip kelestarian hutan dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Rusydi.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan instrumen penguatan ekonomi berbasis kebersamaan dan gotong royong yang membutuhkan sinergi multipihak. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, instansi teknis terkait, serta partisipasi aktif masyarakat desa.

“Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Dengan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan, program ini akan mendorong terwujudnya desa yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus mendukung visi Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA,” ungkapnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Perhutani dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk memastikan bahwa penyiapan lahan dan pelaksanaan program berjalan secara terencana, terukur, dan sesuai ketentuan hukum. Diharapkan, Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi model pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan, memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, serta berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah dan nasional.Punkasnya,kerja, tim.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update