MNI|DEMAK – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi budaya digital di kalangan generasi muda, Polres Demak kembali menghadirkan ruang kompetitif yang produktif melalui Turnamen Mobile Legends Kapolres Demak Cup 2026 Season 2. Ajang yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut akan berlangsung pada 16–17 Juni 2026 di Pendopo Kabupaten Demak dan menjadi salah satu momentum strategis dalam menjaring talenta-talenta terbaik di bidang olahraga elektronik (e-sport).
Lebih dari sekadar kompetisi permainan digital, turnamen ini diproyeksikan sebagai wadah pembinaan karakter, pengembangan kemampuan intelektual, serta sarana menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda. Kegiatan ini sekaligus menjadi tahapan seleksi atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi melalui program Road to Kapolda Cup dan Kapolri Cup 2026.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menegaskan bahwa perkembangan e-sport saat ini tidak dapat dipandang sebelah mata. Industri olahraga digital telah berkembang menjadi salah satu sektor yang mampu menciptakan peluang prestasi, karier profesional, hingga penguatan kompetensi generasi muda di era teknologi.
Menurutnya, e-sport memiliki nilai edukatif yang kuat karena menuntut para pemain untuk menguasai berbagai kemampuan, mulai dari berpikir cepat, menyusun strategi, membangun komunikasi tim, hingga menjaga konsistensi dalam menghadapi tekanan kompetisi.
“Melalui turnamen ini kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi. E-sport bukan hanya soal permainan, tetapi juga tentang disiplin, kerja sama tim, kemampuan berpikir strategis, serta sportivitas yang harus terus dibangun,” ujar AKBP Samel.
Ia menjelaskan bahwa Polri memiliki komitmen untuk hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan produktif. Melalui pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, Polres Demak berupaya menciptakan ruang positif yang mampu menyalurkan energi dan potensi anak muda ke arah yang konstruktif.
Penyelenggaraan Kapolres Demak Cup 2026 Season 2 juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem e-sport yang sehat dan berkelanjutan. Kegiatan ini terselenggara berkat sinergi antara Polres Demak dengan Elektronik Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Demak, KONI Kabupaten Demak, Pemerintah Kabupaten Demak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, berbagai perguruan tinggi, serta sejumlah perusahaan dan pelaku usaha di wilayah Kabupaten Demak.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan bersama dari berbagai elemen masyarakat. Keterlibatan dunia pendidikan, organisasi olahraga, pemerintah daerah, hingga sektor swasta menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan.
AKBP Samel menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
“Kapolres Demak Cup ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan berbagai pihak. Kami mengapresiasi ESI Kabupaten Demak, KONI Kabupaten Demak, Pemerintah Kabupaten Demak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perguruan tinggi, serta para perusahaan dan pelaku usaha yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam membina generasi muda agar mampu berprestasi dan bersaing di bidang e-sport hingga tingkat provinsi maupun nasional melalui Road to Kapolda Cup dan Kapolri Cup 2026,” tegasnya.
Antusiasme peserta dalam menyambut kompetisi tersebut terbilang tinggi. Berbagai tim Mobile Legends dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Demak telah mendaftarkan diri dan menyatakan kesiapan untuk bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menuju kompetisi yang lebih bergengsi.
Bagi para peserta, Kapolres Demak Cup bukan hanya sekadar arena pertandingan, melainkan juga kesempatan untuk menguji kemampuan, memperluas pengalaman kompetitif, dan menunjukkan kualitas permainan di hadapan publik. Persiapan matang pun telah dilakukan oleh masing-masing tim, mulai dari latihan intensif, evaluasi strategi, hingga penguatan komunikasi internal guna menghadapi persaingan yang diperkirakan berlangsung ketat.
“Kami siap bertanding dan memberikan kemampuan terbaik. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi melalui Road to Kapolda Cup dan Kapolri Cup,” ujar salah satu perwakilan tim peserta.
Di tengah meningkatnya popularitas e-sport sebagai cabang olahraga modern, penyelenggaraan Kapolres Demak Cup 2026 Season 2 menjadi simbol hadirnya ruang kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah, dunia pendidikan, dan komunitas digital dalam membangun generasi muda yang kompetitif serta berdaya saing tinggi.
Melalui ajang ini, Polres Demak berharap dapat melahirkan atlet-atlet e-sport potensial yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis mumpuni, tetapi juga menjunjung tinggi etika, integritas, dan sportivitas dalam setiap pertandingan. Semangat fair play menjadi nilai utama yang terus didorong agar kompetisi berlangsung sehat dan mampu menghasilkan talenta terbaik yang siap mengharumkan nama Kabupaten Demak, Jawa Tengah, bahkan Indonesia di level yang lebih tinggi.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Demak Cup 2026 Season 2 menjadi bukti bahwa dunia digital dapat menjadi ruang produktif bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan meraih prestasi. Dari layar gawai menuju panggung kompetisi nasional, turnamen ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet e-sport masa depan yang mampu membawa kebanggaan bagi daerah dan bangsa.
Punkasnya, Munthohar.


.jpg)